
Apa itu Branded Content. Konten adalah bagian penting yang tidak boleh dipisahkan dari strategi digital marketing. Dapat dikatakan bahwa konten adalah pilar utama daripada keberhasilan strategi digital marketing. Tentu saja, konten yang dapat mendukung keberhasilan strategi digital marketing, adalah konten yang berkualitas tinggi, relevan dengan target audience.
Baca Juga: Apa itu Secondary Keyword? Bagaimana Cara Menggunakannya?
Tidak hanya relevan dengan target audience, tapi juga relevan dengan nilai-nilai bisnis yang dicanangkan oleh brand. Membuat konten seperti ini, bukanlah perkara yang mudah. Ini bukan soal bagaimana konten didesain, diberikan efek atau filter video, animasi, audio atau lain sebagainya. Jauh sebelum itu, ini adalah soal bagaimana konten yang dapat menjadi ciri khas sebuah brand.
Yang dapat menjadi penggerak target audience untuk mau lebih dalam memahami brand Anda. Untuk itulah, kita perlu mempelajari lebih dalam tentang apa itu branded content?. MinTiv akan membahas lebih dalam tentang apa itu branded content, manfaat, cara menjalankan dan juga contoh nyatanya.
Daftar Isi
ToggleApa itu Branded Content?
Sesuai dengan namanya, branded content adalah konten yang ditujukan untuk dapat memasarkan sebuah brand, produk atau jasa. Branded content adalah konten yang mampu memuat nilai-nilai bisnis yang dipegang oleh brand, menjadikan target audience yang melihatnya menjadi lebih terikat dengan brand.
Baca Juga: Belajar Branding dari Tagline Gojek, Pebisnis Wajib Tahu!
Dari definisi di atas, tidak heran jika kebanyakan branded content yang kita temui, memiliki tema yang dapat menggugah emosi, memiliki storytelling yang dalam dan juga ditambah dengan visual yang memukau. Apakah semua jenis konten yang berhubungan dengan brand, dapat kita katakan sebagai branded content?.
Bisa saja, tapi perlu diketahui bahwa branded content ini memiliki karakteristiknya tersendiri. Branded content memiliki 5 karakteristik utama, yakni;
- Fokus pada cerita atau storytelling.
- Membangun nilai emosional.
- Relevan dengan nilai-nilai yang dicanangkan sebuah brand.
- Disebarluaskan melalui media digital.
- Dapat diandalkan untuk meningkatkan engagements.
Manfaat Branded Content di dalam Bisnis
Lalu, apa manfaat dari menjalankan branded content ini?.
Ada banyak manfaat yang bisa Anda peroleh dari penerapan branded content ini dalam bisnis. Beberapa di antaranya seperti;
- Meningkatkan peluang konten untuk mendapatkan perkembangan metrik engagements yang lebih baik.
- Target audience akan merasa dekat dengan brand Anda. Kedekatan ini, tentunya akan melahirkan relationship marketing yang baik. Anda bisa memanfaatkannya dengan membuat strategi pemasaran yang jauh lebih menarik.
- Efek domino dari manfaat sebelumnya, adalah bisnis Anda yang berpeluang besar mendapatkan customer base berjenis loyal.
- Branded content adalah cara terbaik untuk pebisnis menjalan strategi soft-selling.
- Dalam konteks SEO, branded content dapat Anda andalkan untuk meningkatkan performa branded keyword.
Cara Membuat Branded Content untuk Bisnis
Setelah mengetahui pasti, apa itu branded content beserta dengan manfaatnya, kini saatnya Anda untuk mempelajari bagaimana cara membuat branded content.
Baca Juga: 6 Panduan Melakukan Brand Storytelling dengan Tepat!
Di sini, MinTiv akan memberikan beberapa tips dan trik mudah, untuk Anda dapat membuat branded content yang menarik. Dimulai dari;
- Buatlah terlebih dahulu cerita tentang brand Anda. Sematkan di dalamnya awal mula dan tujuan bisnis Anda berjalan. Jangan lupakan juga untuk menulis tentang visi misi besar bisnis Anda.
- Pastikan cerita Anda ini berfokus untuk membangun emosi audiens. Semisal Anda adalah pebisnis yang bergerak di bidang distribusi sayur ke konsumen akhir. Alih-alih menceritakan bahwa Anda ingin mendapatkan untung yang besar, lebih baik ceritakan bahwa bisnis Anda hadir sebagai solusi permasalahan distribusi sayur di Indonesia, terutama dalam masalah logistik dan transportasi.
- Jangan lupakan juga untuk menyematkan nilai-nilai bisnis yang Anda pegang atau anut.
- Pilihlah sosok tertentu yang dapat mewakili brand Anda. Kita bisa menyebut sosok ini kemudian dengan istilah brand ambassador. Anda bisa memanfaatkan sosok influencer atau bahkan menciptakan karakter fiksi tersendiri, bisa juga berupa karikatur, animasi, maskot dan lainnya yang sejenis.
- Tunjukkan bukti hasil kinerja bisnis Anda. Ya, social proof menjadi bagian penting dari branded content demi dapat memicu interaksi target audience.
- Apabila cerita selesai dituliskan, lakukan eksekusi cerita tersebut sesuai dengan jenis channel marketing yang Anda pilih. Jika Anda memilih video marketing, maka Anda perlu membuat cerita tersebut menjadi sebuah video dengan story dan visual yang menarik. Jika Anda memilih SEO marketing, maka perlu mengubah cerita tersebut, menjadi konten yang SEO friendly, tapi tetap enak dibaca.
Contoh Branded Content
Ada banyak contoh branded content yang bisa kita temui. Kebanyakan memang berjenis video. Contohnya seperti di bawah ini;
Ini adalah contoh branded content dari perusahaan air mineral ternama AQUA. Iklan ini, memberikan sindiran keras kepada kompetitornya, Le Minerale, yang dianggap tidak peduli akan lingkungan karena menggunakan kemasan galon sekali pakai. Dan ya, di sisi lain, AQUA ingin membangun citra diri sebagai perusahaan air mineral yang peduli akan lingkungan.
Baca Juga: 5 Persaingan Bisnis Legend yang Pernah Terjadi di Indonesia
Contoh kedua, bisa Anda lihat pada iklan Ramayana di bawah ini;
Video ini, memiliki makna promosi yang sangat-sangat tipis. Di mana, momen Ramadan dan juga Lebaran, adalah momen terbaik untuk kita membahagiakan orang yang dicintai. Bagaimana caranya?, salah satunya adalah dengan membelikan baju baru. Di mana?, ya di Ramayana tentunya.
FAQ Seputar Konten
- Apakah Branded Content selalu berbentuk video?. Tidak selalu. Meskipun video adalah bentuk yang populer, branded content juga bisa hadir dalam bentuk artikel, podcast, animasi, infografik, atau kampanye media sosial, selama mengandung unsur storytelling dan nilai brand.
- Apakah Branded Content bisa meningkatkan SEO?. Ya, dengan menyertakan branded keyword dan membuat konten yang relevan dan berkualitas, branded content dapat mendukung performa SEO dan memperkuat pencarian yang berhubungan dengan nama brand.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Apa itu Branded Content” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?.
Anda cukup klik tombol Free Audit yang di bagian kanan atau bawah website, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Branded content adalah konten yang mengangkat nilai-nilai brand melalui storytelling yang emosional dan relevan dengan audiens. Strategi ini efektif untuk membangun kedekatan dengan target pasar, meningkatkan engagement, serta memperkuat identitas brand secara halus namun berdampak besar.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!!.



