
Apa itu Crawl Budget. Ketika kita mempelajari tentang apa itu SEO, maka kita pasti akan menemukan banyak istilah-istilah penting, yang sangat wajib untuk dipelajari. Satu di antara sekian banyak istilah SEO penting yang wajib dipelajari tersebut adalah Crawl Budget.
Baca Juga: Apa itu 5C Marketing dan Apa Saja Manfaatnya?
Apa itu Crawl Budget?, bagaimana cara kerjanya?, dan bagaimana cara kita untuk dapat mengoptimalkannya?. Semua pertanyaan ini, akan MinTiv jawab lengkap di dalam artikel. Jadi, silahkan simak baik-baik ya!.
Daftar Isi
ToggleApa itu Crawl Budget?
Crawl budget, menurut Google adalah istilah untuk menggambarkan anggaran perayapan jumlah URL yang dapat dan ingin dirayapi oleh Googlebot pada sebuah website, dalam rentang waktu tertentu.
Anda bisa memahami crawl budget ini dengan analogi sederhana, yakni jika website Anda memiliki 1000 halaman, maka 1000 halaman itulah yang akan menjadi jumlah halaman yang dirayapi oleh crawler. Crawl budget sendiri terdiri dari 2 jenis utama. 2 jenis tersebut adalah;
- Crawl rate limit: Jumlah maksimum pengaksesan data dari suatu situs web. Semua website dapat dikatakan memiliki crawl rate limit yang sama.
- Crawl demand: Proses crawler yang dihasilkan dari permintaan pengunjung, biasanya website yang populer akan lebih sering mendapatkan proses crawling.
Mempelajari tentang apa itu crawl budget secara lebih mendalam, jelas sangat penting untuk mendukung performa SEO website Anda menjadi lebih baik. Terlebih jika website yang Anda kelola memiliki beberapa kriteria di bawah ini;
- Website memiliki 1 juta halaman konten yang unik, dan proses update konten di dalamnya terjadi satu minggu sekali.
- Website memiliki 10 ribu halaman konten yang unik, dan proses update konten di dalamnya terjadi setiap hari.
- Web yang dikelola mendapatkan terlalu banyak status Discovered – currently not indexed.
Memahami Cara Kerja Crawl Budget dengan Mengetahui Faktor-Faktornya
Bagaimana cara kerja daripada crawl budget ini?. Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu mempelajari satu per satu faktor yang memengaruhi crawl budget. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi crawl budget, dapat kita pelajari ke dalam 6 bagian. 6 bagian itu dimulai dari;
- Faceted navigation.
- Kualitas konten.
- Duplikat konten.
- Status soft error pages.
- Kondisi keamanan website.
- Infinity spaces.
Mari kita mulai pembahasannya dari faktor yang pertama, yakni faceted navigation.
1. Faceted Navigation
Faceted navigation adalah menu halaman yang akan sering Anda jumpai pada website berjenis e-commerce. Menu navigasi jenis ini berfungsi untuk membantu pengunjung melakukan pencarian informasi dengan cepat. Meskipun begitu, setiap hasil daripada pencarian yang dilakukan oleh pengunjung, akan menjadi URL web tersendiri.
Baca Juga: Ketahui Perbedaan E-Commerce dengan Marketplace!
Ya, dengan kata lain ada banyak kombinasi URL yang tercipta akibat pencarian yang dilakukan pengunjung. Banyaknya kombinasi yang dihasilkan ini, tentu akan menjadikan website cepat boros crawl budget.
2. Kualitas Konten
Faktor kedua yang memengaruhi crawl budget adalah kualitas konten. Apabila kualitas konten yang Anda hasilkan tinggi, maka jelas crawl budget yang didapatkan akan jauh lebih banyak. Sebaliknya, jika konten yang Anda hasilkan berkualitas rendah, maka jelas Google tidak akan mau memberikan crawl budget dalam jumlah yang besar.
Konten berkualitas rendah sendiri, dapat kita pahami dari banyak ciri-ciri. Satu yang paling khas adalah konten tersebut gagal memenuhi search intent daripada keyword yang tertarget.
3. Duplikat Konten
Faktor berikutnya yang memengaruhi crawl budget adalah duplikat konten. Apabila sebuah website memiliki banyak duplikat konten di dalamnya, maka Google hanya akan memberikan proses crawling pada konten yang benar-benar berkualitas tinggi saja.
Sedangkan untuk konten-konten lain yang berasal dari proses duplikat, akan diabaikan oleh Google. Perlu diketahui juga bahwa jika praktik duplikat konten ini terus dilakukan, maka potensi untuk website mendapatkan penalty dari Google, terbuka lebar.
4. Status Soft Error Pages
Soft error pages adalah istilah atau status yang digunakan untuk menggambarkan sebuah halaman web, yang masih bisa dikunjungi, tetapi halamannya tidak ada. Apabila sebuah website memiliki banyak halaman yang berstatus soft error, maka jelas saja itu akan sangat memengaruhi efektivitas crawl budget web harian Anda.
5. Kondisi Keamanan Website
Selanjutnya adalah faktor kondisi keamanan website. Website yang aman, terbebas dari serangan hacker atau digital cyber, tentu akan lebih disukai oleh Google. Google tentu akan sangat memaksimalkan crawl budgetnya untuk web Anda.
Sebaliknya, jika website yang Anda kelola berada dalam kendali hacker, tentu saja Google tidak akan memberikan crawl budget yang seharusnya. Oleh sebab itu, penting untuk pebisnis yang memiliki website memiliki sistem keamanan informasinya sendiri.
6. Infinity Spaces
Faktor terakhir yang memengaruhi crawl budget adalah infinity spaces. Ini adalah istilah untuk menggambarkan kondisi website yang memiliki jumlah link yang sangat besar di dalamnya, tetapi memiliki sedikit konten untuk diindeks. Crawl budget yang didapatkan oleh website seperti ini, tentu tidak akan begitu efisien.
Selain 6 faktor di atas, masih ada 1 faktor lain yang dapat memengaruhi crawl budget. Faktor lain tersebut seperti session identifiers. Ini adalah istilah untuk menggambarkan kemampuan website dalam menambahkan parameters tertentu dan hasilkan banyak kombinasikan URL untuk satu halaman yang sama.
Cara Mengoptimalkan Crawl Budget
Setelah Anda mengetahui tentang apa itu crawl budget lengkap beserta dengan cara kerjanya, kini saatnya untuk Anda mengetahui bagaimana caranya mengoptimalkan crawl budget.
Secara garis besar, Anda dapat mengoptimalkan crawl budget ini dengan menjadikan metrik search visibility dan organic traffic sebagai patokan utama dalam KPI (Key Performance Indicator).
Dari sini, Anda pasti sudah paham bahwa cara mengoptimalkan crawl budget, kurang lebih sama dengan cara Anda menjalankan proses SEO yang berkualitas. Dimulai dari;
1. Memperbaiki Struktur URL Website
Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimalkan crawl budget website adalah dengan memperbaiki struktur URL website. Pastikan website Anda memiliki arsitektur yang rapi, mudah dipahami, dan juga memudahkan pengunjung atau crawler menemukan setiap halaman yang ada.
2. Meningkatkan Kecepatan Loading Konten Website
Cara kedua yang bisa Anda lakukan adalah dengan meningkatkan kecepatan loading konten website. Anda bisa melakukannya dengan cara memasang plugin atau fitur-fitur website yang memang diperlukan saja. Melakukan minifies CSS & HTML.
Baca Juga: 11+ Cara Mempercepat Loading Website Lengkap
Menghapus kode-kode JavaScript yang sekiranya memberatkan dan tidak terlalu penting. Jangan lupa untuk selalu menggunakan teknik embed code video ketika ingin meletakkan video pada sebuah konten. Compress file image yang ingin di-upload dalam sebuah konten, setidaknya sampai maksimal ukurannya di bawah 150 KB.
4. Hapus Konten Duplikat
Sesuai dengan faktornya, pastikan website Anda tidak lagi menampung konten-konten duplikat. Hapus konten duplikat yang ada, dan gunakan 1 konten yang memang menurut penilaian Anda, lebih baik. Bila perlu, lakukan A/B testing.
5. Gunakan File Robot,.text dan Blokir Halaman yang Tidak Perlu Di-Crawling
Cara berikutnya yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimalkan crawl budget adalah dengan menggunakan file robots.txt. File ini sendiri berfungsi sebagai petunjuk kepada crawler, halaman manakah yang harus crawler berikan indeks dan juga yang tidak.
Baca Juga: Apa itu Robots Txt dan Gimana Cara Menggunakannya?
Anda bisa memblokir halaman tertentu agar tidak ikut dalam proses indexing (artinya juga tidak ikut proses crawling) dengan kode Disallow. Contohnya seperti ini Disallow: /wp-admin/.
6. Perbarui File Sitemap Secara Berkala
File sitemap adalah file yang digunakan untuk dapat membantu crawler memahami peta situs website. Melalui peta ini, crawler dapat dengan mudah menjelajah setiap halaman web yang ada. Adapun jenis sitemap yang crawler butuhkan, adalah sitemap xml. Anda bisa membuatnya melalui layanan sitemap generator yang ada di internet, lalu mendaftarkannya melalui layanan Google Search Console.
7. Hindari Teknik Redirect URL Berlebihan
Selanjutnya adalah dengan menghindari teknik redirect URL yang berlebihan. Teknik redirect URL ini biasanya digunakan untuk keperluan peralihan fokus pengunjung, dari yang awalnya mengunjungi halaman URL yang sudah tidak terpakai, atau isinya konten sudah tidak relevan, menuju halaman URL baru, yang isi kontennya juga baru.
Teknik ini memang bagus membantu mempercepat halaman URL baru mendapatkan atensi langsung dari pengunjung, tapi, jika digunakan secara berlebihan, tentu saja dampak negatif yang akan Anda dapatkan.
8. Konsisten Menghasilkan Konten Web Berkualitas Tinggi
Cara terakhir, tetapi tidak kalah penting adalah dengan terus berusaha menghasilkan konten web yang berkualitas tinggi.
Baca Juga: Cara Memaksimalkan Keyword Density Secara Natural
Konten web berkualitas tinggi sendiri, dapat kita pahami melalui beberapa ciri-ciri penting, dimulai dari;
- Konten memenuhi search intent keyword tertarget.
- Keyword density di dalam konten memiliki persentase yang maksimal, tidak kurang atau berlebih.
- Memiliki setidaknya 1 internal link yang relevan.
- Outline konten yang benar-benar menarik.
- Panjang konten (jumlah kata) yang sesuai.
- Memiliki setidaknya elemen gambar yang relevan dan menarik.
- Dan lain-lain.
FAQ Seputar Konten
- Apakah semua konten akan dirayapi jika saya memiliki banyak halaman? Tidak selalu. Google akan memprioritaskan halaman dengan kualitas tinggi, struktur URL yang jelas, dan tidak duplikatif. Jika banyak halaman berkualitas rendah atau duplikat, sebagian besar mungkin tidak dirayapi.
- Mengapa konten berkualitas rendah dapat menghambat crawl budget? Karena Google cenderung mengurangi frekuensi crawling pada website yang dianggap tidak menawarkan nilai bagi pengguna. Akibatnya, halaman penting bisa tertinggal untuk dirayapi atau diindeks.
- Apakah crawl budget berpengaruh langsung pada peringkat website? Tidak secara langsung, tetapi crawl budget yang efisien memastikan halaman penting Anda diindeks tepat waktu. Indeks yang baik adalah prasyarat untuk bisa bersaing di peringkat hasil pencarian.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Apa itu Crawl Budget” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Crawl budget adalah elemen penting dalam technical SEO yang menentukan seberapa efisien Googlebot merayapi dan mengindeks halaman website Anda. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhinya dan menerapkan optimasi yang tepat, Anda dapat memaksimalkan performa SEO secara menyeluruh.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.




Ilmu yg sangat bermanfaat kak. Jadi tidak seriap artikel di crawl oleh google ya, tergantung kualitas artikel kita. Apa saja kriteria sebuah artikel bukan merupakan dupikat?
Terima kasih banyak telah mengunjungi blog Creativism.
Pertanyaan yang agak tricky. Artikel duplikat dapat kita ketahui dari struktur atau outline konten yang ada. Bagaimana rumusan outline konten tersebut ditulis, dan bagaimana judulnya dibuat.
Wah ternyata 1000 halaman itu bakalan dirayapi oleh crawler. Terima kasih bang untuk ilmunya. Benar-benar bermanfaat. Alhamdulillah, saya jadi mengetahui mengenai SEO dan Crawl Budget.
Terima kasih banyak telah mengunjungi blog Creativism.
Iya, Google memiliki sistem canggih untuk dapat melakukan itu secara cepat dan juga tepat.
Aku bayangin crawl budget itu berkaitan dg finansial ya. Artinya ada biaya yg dikeluarkan pemilik web wkwkwk.. makanya kok baca2 bolak-balik masih bingung.. itu istilah aja ya..
Terima kasih banyak telah mengunjungi blog Creativism.
Iya benar sekali. Crawl budget itu adalah istilah dari Google. Untuk memahami istilah ini, memang perlu membaca artikelnya lebih dari 1 kali.
Jadi dapat ilmu baru tentang crawl budget, dari sini jadi belajar lagi untuk terus memperhatikan performa blog.
Terima kasih banyak telah mengunjungi blog Creativism.
Nambah wawasan lagi tentang Crawl budget. Buat artikel sekarang tuh gak seperti kayak dulu, nulis ya tinggal nulis aja. Banyak banget poin penting yang harus diperhatikan agar artikel jadi lebih berbobot di mata Google ya
Terima kasih banyak telah mengunjungi blog Creativism.