
Apa itu Outbound Link – Konten adalah nyawa utama daripada strategi SEO marketing. Bisa dikatakan bahwa pernyataan Content is King pada SEO adalah benar, tapi tidak mutlak.
Mengapa tidak mutlak?, karena bagian lain yang bukan merupakan konten seperti meliputi bagian teknis website juga sama pentingnya, menunjang performa SEO website. Bagian ini di dalam metode SEO, disebut dengan Technical SEO.
Anda membaca lengkap tentang apa itu Technical SEO pada link artikel di bawah ini;
Baca Juga: Cara Menjalankan Technical SEO
Kembali ke bahasan awal, yakni konten.
Di dalam konten SEO, yakni artikel, ada banyak hal yang mesti Anda kuasai. Salah satunya adalah membuat konten artikel tersebut menarik lebih banyak perhatian pengunjung. Pengunjung jadi lebih bisa menyumbangkan lebih banyak dwell time untuk website Anda.
Dwell time adalah lama waktu pengunjung di website Anda, sebelum kembali ke hasil pencarian di SERP Google. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan metrik dwell time ini. Salah satunya adalah dengan menggunakan outbound link.
Baca Juga: Cara Meningkatkan Dwell Time Website
Apa itu outbound link?. Bagaimana bisa outbound link dapat memaksimalkan dwell time pada website?. MinTiv akan membahasnya lengkap di dalam artikel ini. Jadi, simak baik-baik ya!.
Apa itu Outbound Link?
Outbound link adalah strategi SEO yang menautkan link di dalam website utama untuk menuju website lain. Didapatkan dari SEMrush, link ini sering digunakan untuk memperkuat konteks pada bahasan konten tertentu.
Link jenis ini juga digunakan agar audiens mendapatkan lebih banyak sumber lain untuk dibaca sesuai dengan topik bahasan yang diangkat.
SEO experts juga menyatakan bahwa link jenis ini bisa menjadi verifikator pernyataan Anda di dalam konten. Apakah memang benar demikian atau tidak. Persis seperti yang dijelaskan di dalam laman Google Search Central Blog.
Sama seperti saat kita membahas jenis jenis daripada backlink, outbound link juga diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yakni followed dan nofollowed.
Followed Link
Followed link adalah jenis outbound link yang memungkinkan search engine untuk mengikuti link yang dikaitkan dan menuju proses indexing. Jenis outbound link ini punya potensi besar untuk bantu artikel mendapatkan ranking di SERP Google.
NoFollowed Link
Sesuai dengan namanya, jenis outbound link ini tidak akan diikuti oleh search engine dalam proses indexing. Manfaat yang bisa Anda dapatkan dari jenis outbound link ini hanyalah untuk menambah traffic website saja.
Dampak Outbound Link pada SEO
Outbound link adalah tautan yang mengarah ke website lain. Meski sering dianggap “mengalirkan” otoritas keluar, faktanya outbound link yang tepat justru dapat meningkatkan kualitas SEO sebuah halaman. Ada tiga aspek utama yang dipengaruhi: authority, trust, dan relevansi.
1. Meningkatkan Authority Konten
Saat Anda menautkan ke sumber tepercaya seperti penelitian, data resmi, atau artikel otoritatif, Google melihat bahwa konten Anda didukung referensi kuat.
Manfaatnya:
- Menambah bobot informasi yang Anda tampilkan.
- Menguatkan persepsi bahwa konten Anda berkualitas dan mendalam.
- Membantu Google memahami konteks topik melalui halaman yang Anda rujuk.
2. Membangun Trust (Kepercayaan) di Mata Google dan Pembaca
Google menilai bahwa halaman yang memberikan rujukan kredibel cenderung lebih dapat dipercaya. Outbound link yang tepat:
- Memberi sinyal bahwa Anda tidak hanya mempromosikan bisnis sendiri, tetapi membangun konten yang informatif.
- Menunjukkan transparansi dan kejujuran pada pembaca.
- Mengurangi risiko dianggap sebagai thin content atau konten dangkal.
3. Memperkuat Relevansi Topikal
Outbound link membantu mesin pencari memahami konteks dan cakupan isi artikel Anda.
Dampaknya:
- Google bisa menghubungkan halaman Anda dengan topik-topik yang relevan.
- Konten lebih mudah diklasifikasikan pada cluster topik, terutama jika menautkan ke artikel atau sumber dalam niche yang sama.
- Membantu pembaca memperdalam pemahaman melalui referensi terkait, meningkatkan user experience.
Cara Mengoptimalkan Outbound Link
1. Bukan dari Wikipedia, Blogspot
@moviemaniacs Henry Cavill disapproves of reporter using Wikipedia for information. #henrycavill #henrycavilledit #henrycavillfans #henrycavillbr #henrycavilledits #henrycavillsuperman #henrycavilltok #henrycavilltiktok #superman #dc #dccomics #dceu #dc_fam #thewitcher #witcher
Jika Anda menjalankan strategi link building ataupun PBN (Private Blog Networks), maka Anda bisa menggunakan website pendukung sebagai tujuan daripada outbound link Anda.
Anda bisa menggunakan strategi yang sama ketika menggunakan internal links, yakni membuatnya terlihat.
Baca Juga: Cara Membuat Internal Links untuk Tingkatkan SEO Website
Jika tidak, maka Anda bisa memilih tujuan outbound link tersebut bukan dari Wikipedia terlebih lagi Blogspot. Mengapa?, selaras dengan manfaat outbound link sebagai verifikator pernyataan Anda di dalam konten, dibutuhkan rujukan yang kuat dan kompeten.
Menjadikan Wikipedia yang isi kontennya dapat diubah-ubah pengunjung seenaknya ataupun menjadikan blogspot yang kebanyakan isinya adalah opini pribadi jelas bukan pilihan yang bijak.
Anda bisa memprioritaskan website yang berada pada urutan pertama SERP Google. Semisal Anda sedang membahas tentang apa itu word of mouth marketing.
Di dalam bahasan definisi daripada word of mouth marketing, Anda bisa menggunakan website dari urutan pertama SERP Google sebagai tujuan dari outbound link Anda.

Sumber: Google.com
Mengapa harus dari yang pertama?. Mudah saja, karena konten yang berada di peringkat teratas SERP Google pastinya memiliki nilai SEO yang bagus dan isi konten yang relevan dengan search intent keyword yang ditargetkan.
2. Relevan, Aman dan Nyaman Dikunjungi
Kedua adalah memastikan website yang menjadi tujuan daripada outbound link Anda memiliki isi konten yang relevan. Selain relevan, Anda juga harus dapat memastikan bahwa website tersebut aman dan nyaman dikunjungi oleh pengunjung website Anda.
Jangan sampai Anda malah memberikan tautan pada website yang berbahaya ataupun penuh dengan konten negatif seperti SARA maupun pornografi.
3. Beri Nilai Open Link in New Tab

Sumber: Creativism.id
Ketiga adalah dengan memberikan nilai pada outbound link tersebut, Open Link in New Tab.
Ini dilakukan agar website Anda tetap terbuka, dan dwell time yang dimiliki tidak hilang karena pengunjung beralih ke laman website yang lain.
4. Jangan Sampai Konten yang Diberi Outbound Link Jauh Lebih Menarik
Keempat, sekaligus yang terakhir, adalah memastikan bahwa konten Anda jauh lebih menarik daripada konten pada website yang menjadi tujuan outbound link Anda.
Meskipun sulit, tapi Anda bisa melakukannya dengan terlebih dahulu memahami topik konten yang dibahas. Buatlah penjelasan ringkas dari website rujukan di dalam konten Anda.
Sedikit tips, gunakan website berbahasa Inggris sebagai rujukan. Ini dikarenakan rata-rata website berbahasa Inggris memiliki kualitas konten yang mumpuni.
Alasan lain, terutama untuk Anda yang menjalankan website berbahasa Indonesia, adalah rata-rata penduduk di Indonesia tidak terlalu fasih berbahasa Inggris 😁. Outbound link yang diberikan tidak lantas menjadi pengalih perhatian konten Anda.
Strategi inilah yang juga sering MinTiv di tiap konten Blog Creativism. Bisa dikatakan apa yang MinTiv jelaskan di atas ini adalah sedikit dari strategi SEO rahasia Creativism.
Anda beruntung bisa membacanya.
Jika Anda ingin mendapatkan service terbaik untuk keperluan optimasi website Anda, hubungi Creativism.
Pesan Sekarang: Jasa SEO Murah Terpercaya & Bergaransi
Creativism menyediakan layanan Digital Marketing untuk perorangan, UMKM, UKM, hingga perusahaan besar yang mencari partner untuk menghandle social media, website, SEO, dan menyediakan seluruh kebutuhan promosi hingga IT Solution untuk bisnis Anda. Hubungi mereka di nomor WhatsApp 6281 22222 7920.



