
Di sini ada yang pernah membeli dan menonton kursus daring dari Udemy atau Coursera? Atau mungkin ada yang pernah membeli foto premium dari platform seperti Pexels?.
Jika pernah, maka Anda berarti telah membeli produk digital. Dari sudut pandang pembeli, mungkin Anda berpikir jika menjual produk digital sangat menguntungkan, karena produknya hanya dibuat sekali tapi bisa dibeli berkali-kali. Namun, bagaimana cara jualan produk digital yang benar?
Selain dengan pemahaman bisnis dan marketing yang baik, tentunya Anda harus memiliki kemampuan teknis secara spesifik untuk membuat produk digital. Misal bagi yang mahir menulis dapat menjual ebook, atau yang jago desain grafis bisa menjual template desain.
Baca Juga: Admin Marketplace Adalah? Ini Cara Kerja, dan Tools yang Dipakai
Biar tidak bingung, ayo simak pembahasan MinTiv kali ini tentang cara jualan produk digital. Namun sebelum itu, kita harus tahu dulu pengertiannya.
Daftar Isi
ToggleApa Itu Produk Digital
Sesuai namanya, produk digital adalah barang yang dibuat dan dijual dalam format digital seperti ebook, musik, ilustrasi, dll. Tidak seperti produk fisik yang akan sampai ke depan pintu konsumen, produk digital didapat dengan cara diunduh, melalui email, atau lewat akses platform online.
Kelebihan produk digital adalah Anda tidak perlu menyiapkan ruangan yang besar untuk menyimpan stok barang. Penyimpanan yang dibutuhkan hanya ada pada HP/laptop atau server website. Hingga kini, tahun 2025, produk digital telah mencakup konten langganan dan aset digital seperti blockchain.
Baca Juga: Desain Kemasan Produk Kreatif: Manfaat, Elemen & Contohnya
Cara Jualan Produk Digital
Kalau sudah menguasai skill tertentu untuk membuat produk digital, maka Anda sudah selangkah lebih maju. Namun, proses menjual produk harus memiliki perencanaan yang lebih matang dari ‘sekadar’ membuatnya. Berikut ini adalah cara jualan produk digital yang bisa diikuti:
1. Lakukan Riset Keyword dan Trend
Mungkin Anda mahir mendesain, tapi tidak semua produk desain laku di pasaran. Kecuali Anda mau bersusah payah menciptakan demand konsumen dari awal. Oleh karena itu, riset keyword sangat penting untuk menemukan produk apa yang paling laku. Kalau perlu, buatlah daftar kata kunci sebanyak mungkin, lalu saring yang paling relevan dengan tren dan kemampuan Anda.
Baca Juga: Cara Menggunakan Shopee Affiliate – Mudah dan Praktis untuk Pemula!
Dua alat gratis yang bisa Anda gunakan untuk riset kata kunci adalah Google Trends dan Google Keyword Planner. Google Trends akan membantu menemukan hasil pencarian yang populer seiring waktu, lengkap dengan data demografi dan orang yang mencari keyword tersebut. Sedangkan Google Keyword Planner akan mencari kata kunci baru beserta data volume dan tingkat persaingannya.
2. Teliti Potensi Pasarnya
Pasar produk digital sangatlah dinamis, karena tidak perlu produksi massal, tapi bisa dibeli berulang kali. Oleh karena itu, coba teliti tren pasar terbaru dengan membaca-baca website seputar tren industri seperti Statista atau Pew Research Center. Anda bisa menemukan tren-tren pasar teranyar seperti perilaku konsumen, market size, data digital, dll.
Tidak cukup sampai situ, cari tahu juga potensi untung ruginya. Coba hitung seluruh pertimbangan pengeluaran yang ada seperti proses pengembangan, marketing, branding, dll. Nanti, Anda bisa memperkirakan total omset, profit, dan ROI. Cara ini sangat berguna sebagai pertimbangan untuk menjual suatu produk digital.
3. Buat Keunikan Tersendiri
Satu hal yang tidak boleh dilupakan pebisnis baik produk digital maupun fisik adalah, Anda akan tetap bersaing dengan ribuan kompetitor yang tidak bisa diremehkan. Salah satu cara agar produk Anda bisa lebih menonjol adalah dengan memberi nilai tambah yang unik baik dari segi kualitas, fungsi, diskon/promo, dll. Jangan lupa juga untuk menceritakan manfaat produk Anda secara engaging.
Baca Juga: Market Size Adalah: Pengertian, Cara Sederhana, dan Teknik Menghitungnya
Rekomendasi Produk Digital untuk Dijual
Beberapa produk digital memang memerlukan kemampuan teknis untuk bisa diproduksi. Namun, produk yang dijual tidak harus benar-benar linear.
Baca Juga: Cara Membuat Katalog Produk untuk Website
Misal Anda seorang developer, maka produk yang dijual tidak harus aplikasi, tapi juga bisa ebook atau kursus online. Nah, berikut ini MinTiv telah merangkum contoh produk digital yang bisa dijual:
1. Kursus Online
Semua orang dengan satu keahlian tertentu bisa membuat kursus sendiri baik itu desainer, penulis, marketer, programmer, dll. Anda bisa menyajikan kursusnya dalam bentuk video atau presentasi. Kalau ingin lebih engaging, tambahkan layanan konsultasi dengan konsumen.
Kursus daring memang sangat menjanjikan, karena satu kelas Anda bisa ditonton hingga puluhan ribu orang. Bahkan, Anda bisa membuat kelas lain lagi, lalu mengumumkan jika kelas yang lama sudah outdated.
Anda harus merancang susunan kursusnya seperti memvisualisasikan hasil yang akan didapat oleh audiens, atau materi apa saja yang ingin diajarkan. Biar lebih interaktif, kursus online juga harus memiliki sesi kuis, review, studi kasus, dll.
2. Ebook
Selain kursus, ebook juga salah satu produk digital yang bisa dibuat semua orang. Ebook merupakan produk digital yang paling populer karena bisa dibaca lewat perangkat mobile/desktop sambil rebahan atau duduk santai. Topik yang ditulis juga bebas, tapi pastikan sudah diriset dan dikaji ulang secara mendalam.
Biasanya, ebook ditawarkan sepaket dengan kelas online. Contohnya, Anda membeli dan menonton kursus digital marketing di Udemy, maka tak jarang jika penyedia kursusnya juga akan memberikan ebook khusus dengan materi yang jarang ditemukan di sumber-sumber lain.
Walau demikian, banyak juga ebook yang dijual secara terpisah. Namun perlu diingat, harga ebook dikenal sangat kompetitif karena sudah terlalu umum dan biaya produksinya yang tidak semahal buku fisik.
3. Konten Berlisensi
Di sini ada yang jadi YouTuber atau Blogger yang kontennya pernah kena copyright? Hal itu disebabkan karena ada bagian konten yang Anda gunakan memiliki lisensi dan hak cipta, jadi tidak bisa digunakan secara bebas dan gratis. Nah, Anda juga bisa membuat konten berlisensi seperti itu yang tentunya juga berbayar.
Konten lisensi ini bisa bermacam-macam seperti foto, video, template desain, musik, animasi, dll. Berjualan konten berlisensi merupakan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan passive income di era ini.
4. Aplikasi atau Software
Aplikasi atau software yang Anda nikmati di hp atau PC pada dasarnya merupakan produk digital. Bahkan, Anda juga bisa membuat aplikasi sendiri untuk diunggah ke Play Store atau App Store. Begitupun dengan software PC yang bisa dijual lewat Shopify, Amazon, hingga Steam.
Baca Juga: Contoh Story Board Iklan dan Cara Membuatnya
FAQ Seputar Konten
- Apakah bisa menjual produk digital secara internasional dari Indonesia?. Tentu saja, selagi platform yang digunakan memang bersifat internasional dengan sistem pembayaran yang diakui secara global seperti Paypal atau Stripe.
- Apakah ada risiko produk digital akan dibajak atau dicuri?. Sayangnya risiko tersebut akan selalu ada. Masalah ini bisa diminimalisir dengan memberikan perjanjian lisensi, watermark, dan batasan download.
- Bagaimana cara menjual produk digital di berbagai platform?. Anda bisa menggunakan berbagai platform internasional seperti Shopify, Gumroad, Notion, dan masih banyak lagi. Produk yang sama bisa dijual di platform yang berbeda, selagi Anda tidak menandatangani perjanjian eksklusivitas dengan satu platform
- Bagaimana cara meminta pengembalian dana untuk produk digital?. Kebanyakan platform produk digital tidak menyediakan pengembalian dana, karena produknya juga tidak bisa dikembalikan.
- Lebih baik bergerak secara individu atau membuat perusahaan untuk menjual produk digital?. Kalau Anda berjualan di satu niche khusus saja, maka akan lebih baik berjualan secara perseorangan untuk memaksimalkan branding personal. Namun jika produk yang dijual sangat beragam, maka akan lebih baik membuka perusahaan untuk mengumpulkan anggota tim terbaik dari setiap spesialisasi.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Cara jualan produk digital” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Persis seperti berjualan produk fisik atau jasa, menjual produk digital juga perlu perencanaan yang matang. Namun, hasilnya akan sangat sepadan karena banyak aspek yang bisa dihemat dengan keuntungan berlipat. Oleh karena itu, tak ada salahnya untuk berinvestasi waktu dan modal untuk mempelajari skill yang berguna untuk membuat produk digital.
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.


