
Saat scrolling feeds Instagram, pernah melihat postingan yang berisi lebih dari satu foto/video? Jika Anda belum tahu, postingan berisi slide tersebut merupakan carousel. Sederhananya, carousel adalah konten yang berisi lebih dari satu gambar atau video saja.
Carousel ini tentu bukan hanya ada pada Instagram, tapi juga TikTok, Facebook, X, atau Linkedin.
Setiap carousel di masing-masing sosial media memiliki ciri khasnya tersendiri. Walau demikian, carousel sangatlah bermanfaat untuk digital marketing, apapun sosial media yang digunakan.
Baca Juga: Apa itu KOL & Influencer?
Kali ini, MinTiv akan membedah informasi seputar carousel mulai dari pengertian, ciri-ciri hingga tips membuatnya untuk keperluan iklan. Tanpa perlu menunggu lama, simak ulasan berikut!
Daftar Isi
TogglePengertian Carousel
Carousel adalah suatu metode di sosial media di mana Anda dapat mengunggah lebih dari satu foto/video pada satu postingan saja. Metode ini sangat bagus dan sering digunakan oleh para influencer atau kreator konten.
Beberapa foto yang diposting sekaligus dalam satu konten dapat menggugah rasa penasaran followers yang melihatnya. Biasanya, influencer menggunakan carousel untuk memposting konten berupa tips atau tutorial lewat gambar dengan banyak slides.
Baca Juga: 5 Contoh Konten Microblog Instagram untuk Tingkatkan Engagement!
Alih-alih hanya menggunakan caption, konten visual seperti carousel akan jauh lebih interaktif dan engaging di mata audiens. Jika dimanfaatkan dengan benar, carousel bisa menjadi salah satu hook yang paling natural agar netizen terpaku selama beberapa menit untuk membaca konten Anda.
Selain untuk membagikan tips, carousel juga sering digunakan pada postingan before-after, perbandingan tempat wisata, testimoni beberapa produk, klarifikasi, hingga konten listicle. Carousel juga menjadi senjata ampuh bagi pebisnis untuk memasarkan produk beserta manfaatnya.
Ciri-ciri Carousel
Seperti yang dikatakan di awal, carousel terdapat hampir di seluruh sosial media dengan karakteristiknya masing-masing. Umumnya ciri pembedanya adalah formatnya. Berikut ini adalah ciri-ciri carousel berdasarkan platform sosial medianya:
- Instagram: Saat ini, Instagram telah menaikkan jumlah maksimum foto/video yang bisa diunggah pada carousel dari 10 menjadi 20. Carousel di Instagram identik dengan tips-tips atau tutorial, cerita atau pengalaman pribadi, dan konten before-after. Instagram juga mengizinkan untuk memasang iklan pada carousel.
- Facebook: Di Facebook, carousel bisa digunakan untuk postingan iklan dan organik. Dipadukan dengan fitur marketplace dan Facebook Ads, carousel di sini sering kali digunakan untuk menjual barang-barang yang foto/gambarnya akan langsung mengarah ke marketplace.
- Pinterest: Carousel di Pinterest juga sering disebut sebagai pin, yang memungkinkan penggunanya untuk mengunggah maksimal lima gambar pada setiap pin. Setiap gambar ini memiliki judul, deskripsi, dan linknya sendiri. Kelebihan dari Pinterest adalah carouselnya bisa dihubungkan ke platform
- TikTok: Platform yang dinaungi ByteDance ini dapat menampung carousel hingga 35 gambar sekaligus. Terlebih lagi gambar-gambar ini juga bisa ditambahkan musik. Hanya saja, Anda tidak bisa memasukkan video pada carousel di TikTok.
- LinkedIn: Layaknya sosial media lain, LinkedIn juga memiliki carousel yang dapat menampung 2-10 gambar beserta teks dan headlinenya. Carousel di LinkedIn sangat cocok bagi perusahaan atau pencari kerja dalam menunjukkan pengalaman dan kemampuannya.
Tips Membuat Carousel Ads
Memang ada statistik yang menunjukkan bahwa konten carousel dapat meningkatkan CTR hingga 72%. Namun, itu bukan berarti kita bisa mengunggah gambar apapun secara sembarangan.
Ada beberapa tips dalam membuat carousel ads yang bisa dilakukan agar konten menjadi lebih engaging:
1. Buat Storytelling dengan Format yang Beragam
Layaknya novel yang memiliki ratusan halaman, carousel dengan beberapa slidenya juga memiliki tujuan utama untuk bercerita. Namun dalam carousel, kita bebas berkreasi dalam mendesain seluruh aspek visual dalam konten agar lebih menarik.
Baca Juga: Cara Membuat Konten Kreatif di Instagram
Supaya tidak membuat pembaca bosan, carousel harus didesain dengan format yang beragam. Format yang dimaksud di sini bisa berupa gabungan gambar cover yang estetik, video produk ketika digunakan, atau testimoni dari pengguna.
Lebih dari itu, Anda bisa mengemas suatu cerita yang menarik dengan menyediakan tutorial, menceritakan alur kejadian, hingga berbagi tips atau fun fact yang akan membangun minat audiens untuk berhenti scrolling dan membaca konten tersebut.
2. Bangun Interaksi dengan Pembaca
Jika audiens yang scrolling bisa berhenti sejenak untuk membaca konten Anda, maka itu sangat bagus. Namun jangan berhenti di situ saja, kalau bisa buatlah konten yang benar-benar menarik agar netizen mau berinteraksi lewat kolom komentar.
Dengan begitu, setiap detail pada gambar-gambar yang diunggah harus benar-benar diperhatikan. Gunakan headline, deskripsi, dan juga CTA pada carousel agar audiens rela swipe sampai akhir.
Pada platform seperti LinkedIn yang mana tidak perlu swipe untuk melihat 1-2 gambar pertama, cobalah buat desain yang menarik seakan-akan gambar pertama menyatu dengan gambar kedua.
3. Buat Konten yang Sesuai dengan Tujuan Bisnis
Carousel sangatlah ampuh dalam mencapai tujuan iklan seperti menyebar brand awareness dan meningkatkan konversi penjualan. Terlebih lagi, Anda bisa bebas berkreasi dalam membuat carousel yang unik.
Baca Juga: Cara Memanfaatkan Personalisasi Konten untuk Tingkatkan Konversi
Misalnya, Anda ingin membuat carousel untuk menyebar brand awareness. Buatlah postingan berisi cerita perjalanan bagaimana bisnis Anda dibangun selama ini. Agar lebih menarik, gunakan visual yang menambah kesan nostalgia.
FAQ Seputar Konten
- Kapan waktu terbaik untuk mengunggah konten carousel?. Saat weekdays waktu terbaik untuk mengunggah carousel adalah sekitar jam 11-1 siang, ketika orang-orang sedang beristirahat di kantor. Konten carousel yang singkat dan padat akan lebih mudah dicerna di sela-sela waktu luang. Selain itu, carousel juga pas untuk diunggah ketika jam 6-8 malam saat orang-orang sudah pulang ke rumah.
- Apakah carousel efektif untuk marketing bisnis B2B?. Di platform seperti LinkedIn, banyak bisnis B2B yang mengunggah carousel untuk menunjukkan studi kasus dan testimoni klien. Hal tersebut membuktikan bahwa carousel juga sangat cocok digunakan oleh bisnis B2B.
- Berapa banyak slide yang ideal untuk carousel?. Biasanya sekitar 4-8 slides saja, asalkan setiap slide harus memiliki poin dan cerita yang kuat agar audiens betah membacanya. Namun, hindari untuk mengunggah foto sampai mentok 20 slides, karena lama-kelamaan pembaca juga akan bosan.
- Tools atau software apa yang bisa digunakan untuk mendesain carousel?. Untuk postingan sosial media, menggunakan Canva atau Figma saja juga sudah cukup. Terlebih lagi, tools tersebut juga menyediakan banyak sekali template carousel yang cantik.
- Apakah tujuan carousel sama untuk semua sosial media?. Tujuan utama carousel untuk storytelling tetaplah sama di semua platform. Namun, memang ada perbedaan fokus di setiap sosial media. Contohnya Instagram lebih cocok untuk konten yang estetik, LinkedIn untuk konten yang formal dan informatif, atau Facebook untuk meningkatkan penjualan.
Dapatkan Free Audit
Sebelum kita sampai kepada kesimpulan dari pembahasan “Carousel adalah” ini, MinTiv ingin menginfokan kepada Anda, bahwa Creativism sedang ada jasa Free Audit Website.
Bagaimana cara mendapatkannya?
Anda cukup klik tombol Free Audit, kemudian isi detail formulirnya. Hasil audit akan kami kirim via whatsapp/email.
Kesimpulan
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memancing perhatian netizen yang terus scrolling tanpa henti, dan konten carousel adalah salah satunya.
Dengan beberapa gambar yang digabung menjadi satu, carousel bisa menjadi media storytelling yang efektif untuk tujuan edukasi, hiburan, hingga penjualan. Jadi tunggu apa lagi, ayo buat konten carousel Anda sekarang juga!
Artikel ini, dikreasikan oleh Tim Agency SEO Creativism. Agency SEO yang siap berikan pelayanan SEO terbaik dan lengkap sesuai dengan kebutuhan website klien. Hubungi kami langsung melalui WhatsApp 6281 22222 7920, untuk dapat layanan Jasa SEO Website Terbaik, segera!.



