Project Overview
| Client | @berasuntukyatim_ – Program Donasi Beras |
| Industri | Non-Profit / Lembaga Sosial Keagamaan |
| Periode Project | Juli – Agustus 2021 (1+ bulan) |
| Layanan | Social Media Management |
| Platform | Instagram & Facebook |
| Website | berasuntukyatim.com |
| Contact Person | Ka Ade (@ketukberkahofficial) |
| Penerima Manfaat | 1.244+ orang |
| Donatur | 560+ orang |
| Status | Completed |
Beras Untuk Yatim adalah program donasi sosial yang fokus menyalurkan bantuan beras ke panti asuhan dan pondok pesantren di berbagai wilayah Indonesia. Program ini berhasil menjangkau 1.244+ penerima manfaat dengan dukungan dari 560+ donatur yang tersebar di seluruh Indonesia.
Latar Belakang dan Tantangan Client
Profil Program Beras Untuk Yatim
Beras Untuk Yatim merupakan program donasi yang diinisiasi oleh tim @ketukberkahofficial dengan misi menyalurkan bantuan pangan pokok berupa beras ke panti asuhan dan pondok pesantren yang membutuhkan. Program ini beroperasi dengan prinsip transparansi, dimana setiap donasi dilaporkan dan didokumentasikan.
Cakupan distribusi program meliputi berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Depok (Panti Asuhan Aswain Timor), Cirebon (Pondok Pesantren Roudhatul Qur’an), Sumedang (Panti Asuhan Al Irsyad), dan Riau (Pondok Tahfiz Asshobirin Al-Hidayah). Keragaman wilayah ini menunjukkan komitmen program dalam menjangkau anak-anak yatim dan santri di berbagai penjuru Indonesia.

Dokumentasi Penyaluran Beras ke Panti Asuhan
Tantangan yang Dihadapi
- Membangun Kepercayaan Donatur
Tantangan utama bagi lembaga sosial adalah membangun trust dengan calon donatur. Mereka perlu bukti bahwa donasi benar-benar tersalurkan dengan tepat sasaran. Konten harus mampu menampilkan transparansi program secara konsisten.
- Storytelling yang Menyentuh Hati
Untuk menggerakkan donasi, konten tidak bisa sekadar informatif. Diperlukan narasi yang dapat menyentuh emosi dan menggerakkan audiens untuk bertindak, tanpa terkesan memelas atau manipulatif.
- Konsistensi Konten dengan Budget Terbatas
Sebagai organisasi non-profit, budget untuk pemasaran digital terbatas. Tim perlu mengoptimalkan resources untuk menghasilkan konten berkualitas dengan frekuensi posting yang konsisten.
Solusi dan Strategi yang Dirancang
Impact-Focused Content Strategy
Tim social media management Creativism merancang strategi konten yang berfokus pada dampak nyata program. Setiap konten dirancang untuk menjawab pertanyaan calon donatur: “Ke mana donasi saya tersalurkan?”

Konten Infografis Impact – 1.244 Penerima, 4.850 Terdistribusi, 560 Donatur
Ka Ade sebagai contact person sangat kooperatif dan memberikan kepercayaan penuh kepada tim: “Kedepannya kalau nggak ada respon dari saya lebih dari 30 menit, bisa langsung dinaikkan saja. InsyaaAllah saya percaya sama tim Creativism”. Trust ini memungkinkan workflow yang efisien.
Content Pillar Framework
Berdasarkan brief dari client, tim menyusun 6 content pillar utama untuk memastikan variasi konten yang seimbang antara edukasi, emosi, dan informasi:
| Content Pillar | Tujuan | Contoh Konten |
| Penyaluran | Dokumentasi distribusi beras ke penerima | Penyaluran ke Ponpes Jamiyatul Falah |
| Infografis Dampak | Menampilkan angka dan statistik program | 1244+ Penerima Manfaat, 560+ Donatur |
| Edukasi Sedekah | Motivasi dan dalil tentang sedekah | Sedekah Ga Rugi, Investasi Akhirat |
| Hari Besar Islam | Konten momen Islami untuk engagement | Jumat Berkah, Idul Adha |
| Kisah Penerima | Cerita santri dan anak yatim | Mengejar Cita-cita Jauh dari Orang Tua |
| Hari Nasional | Konten peringatan hari nasional | Hari Anak Nasional |

Contoh Konten – Jumat Berkah, Sedekah Ga Rugi, Cara Donasi
Visual Identity dengan Template Client
Pada pertengahan project, Ka Ade menginformasikan bahwa tim internal sudah membuat graphic standard manual dalam format .psd. Tim Creativism dengan fleksibel mengadaptasi desain sesuai template yang disediakan client melalui Google Drive, memastikan konsistensi visual dengan branding program.
Selain itu, Ka Ade juga memberikan arahan spesifik tentang penggunaan font Made Tommy untuk seluruh konten, menggantikan Open Sans yang sebelumnya digunakan. Hal ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dan adaptasi dalam project social media management.
Timeline dan Proses Pengerjaan
Fase 1: Onboarding & Setup (16-19 Juli 2021)
16 Juli 2021 – WhatsApp group “Crtvsm – @berasuntukyatim” dibuat. Syauqi sebagai project leader mengirimkan draft desain pertama untuk review. Ka Ade memberikan feedback untuk menggunakan logo Beras, bukan Ketuk Berkah.
16 Juli 2021 (sore) – Anggit (Content Planner) mengirimkan content plan sebulan penuh untuk akun @berasuntukyatim_. Plan mencakup berbagai jenis konten dari infografis hingga kisah penerima manfaat.
19 Juli 2021 – Konten pertama tayang! Nadella (Content Writer) meminta akses login Instagram dan mulai posting konten perdana. Ka Ade memberikan kredensial dengan password “1000tonberas” yang mencerminkan target ambisius program.
Fase 2: Content Production (19 Juli – 19 Agustus 2021)
21-22 Juli 2021 – Ka Ade membagikan template desain .psd melalui Google Drive dan memberikan informasi detail tentang nama-nama ponpes penerima di Depok, Cirebon, Sumedang, dan Riau.
23 Juli 2021 – Produksi konten Hari Anak Nasional. Ka Ade request untuk menggunakan foto anak-anak santri sebagai visual, menggantikan ilustrasi generic. Revisi selesai dalam waktu 2 jam.

Konten Hari Anak Nasional dengan Foto Santri
30 Juli 2021 – Ka Ade memberikan preferensi posting: jam 7 pagi setiap hari. Tim menyesuaikan schedule untuk memaksimalkan reach di waktu tersebut.
2 Agustus 2021 – Ka Ade memberikan arahan untuk mengurangi hashtag menjadi maksimal 10 hashtag per post untuk menjaga estetika caption.
7 Agustus 2021 – Konten diskriminasi anak yatim dengan data statistik diproduksi. Ka Ade meminta sumber data yang langsung disediakan oleh tim Content Planner dengan referensi dari Radar Bekasi dan Republika.
Fase 3: Finalisasi (12-19 Agustus 2021)
12-14 Agustus 2021 – Produksi konten carousel tentang Ponpes Salafi Al-Jumhuriyah yang mencetak ratusan ustadz. Format carousel dengan 4 slide memberikan ruang untuk storytelling yang lebih mendalam.

Konten Carousel Ponpes – Mencetak Ratusan Ustadz & Penyaluran ke Jamiyatul Falah
19 Agustus 2021 – Konten video terakhir tentang cakupan wilayah distribusi diselesaikan dan di-approve. Ka Ade menutup dengan ucapan terima kasih kepada tim.
Tim Pengerjaan Project
Project jasa desain feed Instagram ini dikerjakan oleh tim kecil yang solid dengan pembagian tugas yang jelas:
Tim Creativism:
- Syauqi – Project Leader: Koordinator project, setup grup komunikasi, dan konsultasi konten dengan client.
- Anggit – Content Planner: Menyusun content plan bulanan, riset data statistik, dan memberikan sumber referensi untuk konten edukatif.
- Nadella – Content Writer: Konsultasi desain, upload konten, dan koordinasi schedule posting harian.
Tim Beras Untuk Yatim:
- Ka Ade – Koordinator Program: Decision maker untuk approval konten, menyediakan dokumentasi penyaluran, dan template desain.
- Tety SR – Support: Bergabung di pertengahan project untuk membantu koordinasi.
Hasil yang Dicapai
Content Production Metrics
| Total Feed Posts | 30+ konten |
| Periode Produksi | 1+ bulan aktif |
| Waktu Onboarding ke Live | 3 hari |
| Rata-rata Response Approval | < 6 jam |
| Content Pillar Coverage | 6 kategori |
| Video Content | 1 video wilayah distribusi |
Program Impact yang Dikomunikasikan
Melalui konten yang diproduksi, tim berhasil mengkomunikasikan dampak program secara efektif:
- 1.244+ Penerima Manfaat – Anak yatim dan santri yang mendapat bantuan beras
- 560+ Donatur – Donatur aktif yang berkontribusi pada program
- 4.850+ Paket Terdistribusi – Total paket beras yang telah disalurkan
- 4+ Wilayah Cakupan – Depok, Cirebon, Sumedang, Riau
Penerima Manfaat yang Dijangkau
Konten berhasil menceritakan kisah dari berbagai panti asuhan dan pondok pesantren:
- Panti Asuhan Aswain Timor (Depok) – Menampung anak-anak dari Indonesia Timur
- Pondok Pesantren Roudhatul Qur’an (Cirebon)
- Panti Asuhan Al Irsyad (Sumedang)
- Pondok Tahfiz Asshobirin Al-Hidayah (Riau)
- Ponpes Salafi Al-Jumhuriyah – Mencetak ratusan ustadz
- Pondok Pesantren Jamiyatul Falah
- Panti Asuhan Azaki
Feedback dari Client
Berikut adalah kutipan feedback positif dari Ka Ade selama project berlangsung:
“Kedepannya kalau nggak ada respon dari saya lebih dari 30 menit, bisa langsung dinaikkan saja. InsyaaAllah saya percaya sama tim Creativism.”— Ka Ade, Koordinator Program Beras Untuk Yatim
“Lanjuuutt” – approval yang konsisten untuk setiap konten yang dikonsulkan— Ka Ade, merespons konsultasi konten harian
Key Learnings dari Project
- Transparansi adalah Kunci untuk Nonprofit
Konten yang menampilkan angka konkret (penerima manfaat, donatur, paket terdistribusi) membangun kepercayaan. Calon donatur ingin tahu kemana donasi mereka tersalurkan.
- Client Trust Mempercepat Workflow
Kepercayaan Ka Ade yang memperbolehkan tim posting tanpa menunggu approval (jika lebih dari 30 menit) sangat mempercepat produksi konten dan menjaga konsistensi jadwal posting.
- Adaptasi dengan Template Client
Fleksibilitas menggunakan template desain yang sudah disiapkan client memastikan konsistensi brand identity dan mengurangi revisi desain.
- Data dan Sumber Referensi Penting
Untuk konten yang mengandung klaim atau statistik, tim harus siap menyediakan sumber referensi. Ini menjaga kredibilitas konten dan kepercayaan audience.
FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apakah Creativism berpengalaman menangani organisasi nonprofit?
Ya, tim Creativism memiliki pengalaman mengelola akun social media untuk berbagai jenis organisasi termasuk yayasan sosial, lembaga kemanusiaan, dan program donasi seperti Beras Untuk Yatim.
- Bagaimana strategi konten untuk meningkatkan donasi?
Strategi kami fokus pada transparansi dan storytelling. Konten menampilkan dampak nyata donasi, kisah penerima manfaat, dan angka-angka konkret untuk membangun kepercayaan.
- Apakah bisa menggunakan template desain yang sudah ada?
Tentu! Tim kami fleksibel untuk bekerja dengan brand guideline atau template desain yang sudah disiapkan client. Ini memastikan konsistensi visual dengan identitas brand.
- Berapa lama waktu persiapan sebelum posting pertama?
Untuk project Beras Untuk Yatim, waktu dari pembuatan grup hingga posting pertama hanya 3 hari. Timeline ini mencakup penyusunan content plan, desain awal, dan setup akun.
- Bagaimana jika client memiliki preferensi waktu posting tertentu?
Tim akan menyesuaikan jadwal posting sesuai preferensi client. Dalam project ini, Ka Ade meminta posting jam 7 pagi setiap hari.
- Apakah ada riset untuk mendukung konten edukatif?
Ya, tim Content Planner kami melakukan riset dan menyediakan sumber referensi untuk setiap klaim atau statistik yang digunakan dalam konten.
- Bagaimana koordinasi approval konten dilakukan?
Setiap konten dikonsulkan via WhatsApp group sebelum posting. Client dapat memberikan approval atau request revisi.
Kesimpulan
Project Social Media Management untuk Beras Untuk Yatim berhasil membangun kehadiran digital yang efektif untuk program donasi sosial. Dengan strategi konten yang berfokus pada transparansi dan dampak nyata, tim Creativism menghasilkan 30+ konten berkualitas dalam periode 1+ bulan.
Project ini membuktikan bahwa organisasi nonprofit dapat memanfaatkan jasa konten Instagram profesional untuk meningkatkan awareness dan kepercayaan donatur.
Punya Program Sosial yang Perlu Dipromosikan?
Apakah Anda mengelola yayasan, lembaga sosial, atau program donasi yang membutuhkan eksposur digital? Tim Creativism siap membantu menceritakan dampak program Anda kepada audiens yang lebih luas.
Konsultasikan kebutuhan Anda secara GRATIS! Hubungi kami: creativism.id/contact-us
Related Portfolio
- Portfolio SMM Aqiqah di Depok – Layanan Aqiqah
- Portfolio SMM AFC Indonesia – Produk Kesehatan
- Portfolio SMM Alfawwaz Official – Fashion Muslim
— Portfolio by Creativism —
Jagonya Digital Marketing
Website: creativism.id | Instagram: @creativism.id

